Saudara, pelayanan yang luar biasa lahir dari kehidupan doa yang luar biasa. Gereja bisa memiliki program yang hebat, system yang baik, talenta yang luar biasa, tetapi tanpa doa maka semua hanya akan menjadi aktivitas biasa saja.

Efesus 3:20-21 (TB)

(20) Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, (21) bagi Dialah kemuliaan di dalam jemaat dan di dalam Kristus Yesus turun-temurun sampai selama-lamanya. Amin.

Apa yang harus kita pahami tentang Doa yang mengubah segalanya?

1. DOA MEMBUKA KUASA ALLAH BEKERJA DALAM HIDUP KITA.

Efesus 3:20 “…menurut kuasa yang bekerja di dalam kita.”

Artinya, doa bukan sekedar meminta Tuhan bekerja di luar keadaan, tetapi meminta Tuhan bekerja di dalam diri kita terlebih dahulu.

“DOA yang benar bukan hanya mengubah situasi, tetapi mengubah manusia yang berdoa.”

Berdoalah terus-menerus sampai Anda berkata “Jadilah kehendak-Mu, dan bukan kehendakku yang jadi.” Kita harus pahami bahwa kebangunan pelayanan DIMULAI DARI kebangunan hati. Dan ingat, “DOA bukan memaksa Tuhan mengikuti kehendak kita, tetapi membawa hidup kita masuk ke dalam kehendak Tuhan.”

2. DOA MEMBUAT YANG MUSTAHIL MENJADI MUNGKIN.

Efesus 3:20 “…dapat melakukan jauh lebih banyak daripada yang kita doakan atau pikirkan…”

Ayat ini menunjukkan bahwa kapasitas Tuhan melampaui kapasitas pikiran manusia.

Terkadang kita membatasi Tuhan dengan logika berpikir kita, dengan pengalaman masa lalu, trauma masa lalu, trauma kegagalan, dan rasa tidak layak. Padahal Tuhan sudah melayakkan kita, kegagalan kita bisa dipulhkan Tuhan, bahkan Tuhan memberikan identitas baru kepada anak-anakNya.

Ketika seseorang berdoa dengan iman, ia sedang meb uka ruang bagi Tuhan bekerja melampaui akal manusia, itulah kita berdoa dengan berkata “Jadilah kehendak-Mu, Tuhan.”

DOA bukan ritual agama. Doa adalah akses menuju kuasa surga.

“Ketika manusia berkata ‘tidak mungkin’, doa memberi ruang bagi Tuhan berkata ‘Aku sanggup.’”

3. DOA MENJAGA API KEBANGUNAN ROHANI DAN PELAYANAN.

Efesus 3:21 “Bagi Dialah kemuliaan di dalam jemaat…”

Tujuan akhir dari doa bukanlah berkat pribadi, tetapi kemuliaan Tuhan dinyatakan melalui gereja dan pelayanan. Banyak orang memulai pelayanan dengan “api”, tetapi akhirnya “dingin” karena kehilangan kehidupan doa. Revival bukan acara tahunan. Revival adalah hati yang terus menyala bagi Tuhan.

“API PELAYANAN tidak dijaga oleh bakat, tetapi oleh kehidupan doa.”

KESIMPULAN:

1. Doa membuka kuasa Allah bekerja dalam hidup kita.

2. Doa membuat yang mustahil menjadi mungkin.

3. Doa menjaga api kebangunan rohani dan pelayanan.

Author admin