Matius 5:6 (TB) “Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.”
Saudara, Iblis tidak takut dengan orang gereja, tapi dia takut dengan orang yang datang dengan haus dan lapar akan Tuhan.
Mengenai Haus dan Lapar : “Kerinduan terdalam roh manusia akan hadirat, kebenaran, dan kepuasan yang hanya dapat dipenuhi oleh Tuhan sendiri.”
– Dr. Daniel Benjamin –
Kondisi Haus dan Lapar:
- Bukanlah kondisi emosional, tetapi kebutuhan Rohani.
- Bukan mencari berkat, namun mencari Pribadi Tuhan.
- Siap bayar harga untuk hadirat Tuhan.
“Pemburu Tuhan adalah orang yang tidak pernah puas dengan pengalaman masa lalu dengan Tuhan, tapi terus mengejar hadirat-Nya yang segar setiap hari.” – Tommy Tenney –
Yeremia 28:13 (TB) “Apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati.”
Hati-hati dengan iman yang tidak lagi haus dan lapar akan Tuhan, dengan kata lain tidak menjadi pemburu Tuhan, karena akan masuk ke dalam dunia kekristenan yang paling gelap, yaitu kehilangan iman. Seorang Worship Leader ternama Marty Sampson adalah contohnya. Dia berkata : I’m genuinely losing my faith, and it doesn’t bother me. Like, what bothers me now is nothing.”
Haus dan lapar adalah kebutuhan roh manusia akan kehadiran TUHAN.
Didalam tubuh manusia terdapat 3 bagian, yaitu Tubuh, Jiwa, dan Roh. Roh kita hanya bisa dijawab kebituhannya oleh Firman Tuhan dan hadirat Tuhan.
“Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh,
sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.” Ibrani 4:12
Jika roh kita diisi oleh Firman Tuhan, maka akan menghasilkan WAHYU dari Tuhan.
Efesus 3:3 (TB) “yaitu bagaimana rahasianya dinyatakan kepadaku dengan wahyu,”
Wahyu dari Tuhan yang kita terima akan merasuk sampai ke HATI NURANI kita. (Kisah Para Rasul 10:10-13). Dari sanalah kita akan mampu memiliki gaya hidup penyembahan (Worship) termasuk kerinduan kita untuk melayani Tuhan sehingga terjadi REVIVAL dalam kehidupan kita.
Oleh sebab itu, bagaimana menjaga Api Tuhan Berkobar?
- Jalin hubungan dengan Tuhan, bukan aktivitas.
- Jujur di hadapan Tuhan.
- Pulihkan luka hati.
- Bergabung dengan mereka yang haus dan lapar.
- Ijinkan proses Tuhan.