Salah satu dari dimensi pelayanan itu adalah Etika Pelayanan yang harus kita pahami sungguh-sungguh supaya pelayanan kita itu tidak ngawur alias sesukanya hati kita. Kita harus tahu bahwa pelayanan kita itu harus memiliki etika dalam pelayanan yang sesuai kehendak Tuhan sang pemilik pelayanan.

Matius 25:40Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.

Ayat tersebut memberikan pengertian yang mendalam tentang hubungan antara pelayanan kepada sesama dan pelayanan kepada Tuhan.

Yesus menegaskan bahwa ketika kita menolong orang yang membutuhkan, apakah itu miskin, sakit, yatim, atau orang yang kesepian— yang kita lakukan itu sesungguhnya sedang melayani Tuhan secara langsung. Ini berarti tidak ada pelayanan yang kecil di mata Tuhan, setiap tindakan kebaikan, sekecil apapun, di hargai sebagai bentuk kasih dan pengabdian kepada Allah. Ini adalah Etika yang diajarkan oleh Allah kepada kita didalam pelayanan.

Namun seringkali kita jumpai banyak para pelayan Tuhan itu lebih mengutamakan memberikan materi kepada jemaat yang membutuhkan sebagai bentuk etika dalam pelayanan. Padahal ketahuilah bahwa etika dalam suatu pelayanan bukan hanya tentang memberi bantuan berupa materi saja, atau juga bukan juga hanya sekedar kata” nasehat saja, tetapi juga tentang menolong dengan hati yang tulus dan tindakan yang nyata.

Hal ini dapat di wujudkan melalui:

1. Memberi waktu dan tenaga.

Menyediakan waktu untuk membantu orang lain, misalnya mengunjungi orang sakit, mendampingi anak-anak yatim, atau membantu tetangga yang membutuhkan.

2. Memberi perhatian dan kepedulian.

Kadang yang paling di butuhkan seseorang adalah perhatian dan pengertian. Mendengarkan keluh kesah mereka atau memberi kata-kata semangat juga merupakan bentuk pelayanan yang berarti.

3. Membagikan talenta dan kemampuan.

Setiap orang memiliki bakat unik, baik dalam mengajar, musik, seni, atau keterampilan praktis. Menggunakan kemampuan ini untuk melayani orang lain adalah cara nyata mengabdi kepada Tuhan.

Lalu apa saja Prinsip-prinsip Etika dalam Pelayanan :

1. Punya motivasi  yang murni.

Matius 22:37 “Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.”

Melayani didasarkan pada kasih kepada Kristus dan rasa syukur atas keselamatan, bukan untuk mencari nama, keuntungan pribadi, atau karena paksaan.

2. Punya sikap hati hamba.

1 Korintus 9:19  “Sungguhpun aku bebas terhadap semua orang, aku menjadikan diriku hamba dari semua orang, supaya aku boleh memenangkan sebanyak mungkin orang.”

Mengutamakan kerendahan hati dan kesediaan untuk berkorban demi kebaikan orang lain, bukan memerintah seperti penguasa dunia.

3. Punya integritas dan profesionalisme.

2 Korintus 8:21 “Karena kami memikirkan yang baik, bukan hanya di hadapan Tuhan, tetapi juga di hadapan manusia.”

Melayani dengan sungguh-sungguh, membekali diri dengan pengetahuan Firman Allah, dan tidak menganggap sepele terhadap setiap tugas pelayanan. Harus memiliki kesesuaian dan tindakan nyata antara perkataan dan perbuatan yang sesuai dengan Firman Tuhan.

4. Punya hubungan dengan sesama pelayan.

Imamat 19:18 “Janganlah engkau menuntut balas, dan janganlah menaruh dendam terhadap orang-orang sebangsamu, melainkan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri; Akulah TUHAN.” 

Saling menghormati, tidak iri hati, tidak menghakimi, dan menjalin kerja sama yang sehat.

5. Punya penundukan diri.

Ibrani 13:17 “Taatilah pemimpin-pemimpinmu dan tunduklah kepada mereka, sebab mereka berjaga-jaga atas jiwamu, sebagai orang-orang yang harus bertanggung jawab atasnya. Dengan jalan itu mereka akan melakukannya dengan gembira, bukan dengan keluh kesah, sebab hal itu tidak akan membawa keuntungan bagimu.”

Tunduk kepada Allah dan menghormati pemimpin atau gembala rohani.

Selanjutnya apa manfaat etika dalam pelayanan itu yang membawa dampak positif baik bagi yang melayani maupun yang di layani, antara lain :

1. Mendekatkan diri kepada Tuhan.

Melalui etika pelayanan, kita meneladani Yesus dan menghidupi ajaran-Nya. Ini memperkuat iman dan kedekatan kita dengan Tuhan.

2. Membentuk karakter positif.

Etika Pelayanan itu mengajarkan kita kesabaran, empati, kerendahan hati, dan kepedulian. Sifat-sifat ini penting dalam membangun karakter yang matang dan berintegritas.

3. Memberikan kepuasan batin.

Melihat orang lain terbantu dan bahagia karena bantuan kita memberi rasa damai dan kebahagiaan batin yang tidak bisa di beli dengan materi.

4. Menyebarkan kasih Tuhan.

Setiap tindakan etika pelayanan adalah cerminan kasih Kristus. Dengan melayani, kita membawa berkat dan pesan Tuhan kepada orang lain.

KESIMPULAN :

Etika pelayanan itu sangat penting untuk kita pahami karena itu akan mengarahkan pelayanan kita sesuai dengan yang Tuhan kehendaki sehingga pelayanan kita akan sungguh-sungguh berdampak besar bagi orang lain.

Mari kita miliki Etika Pelayanan dengan prinsip-prinsip yaitu :

1. Punya motivasi yang murni.

2. Punya sikap hati hamba.

3. Punya integritas dan profesionalisme.

4. Punya hubungan dengan sesama pelayan.

5. Punya penundukan diri.

Author admin