2 Korintus 10:3-5 “(3) Memang kami masih hidup di dunia, tetapi kami tidak berjuang secara duniawi, (4) karena senjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi, melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Allah, yang sanggup untuk meruntuhkan benteng-benteng. (5) Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus,

Ada 3 Point Pembahasan dari saharing Firman Tuhan hari ini:

1. Prioritas Hidup

2. Benteng Duniawi

3. Kebenaran Kristus

Pertanyaannya adalah, apa yang menjadi priorotas hidup kita saat ini?

– Apa Tuhan yang utama?

– Dimana posisi pelayanan dan gereja?

– Bagaimana dengan karir dan pekerjaan?

– Dimana letak keluarga dan pribadi?

Hal yang perlu kita pahami supaya bisa Merdeka dari Pikiran Duniawi:

1. Menjadikan Kristus sebagai prioritas terutama berarti mempercayakan seluruh aspek kehidupan kita di bawah kedaulatan-Nya.

Hati-hati dengan Benteng Duniawi:

1. Keangkuhan / kesombongan

2. Kepahitan / amarah / dendam

3. Ketakutan / khawatir berlebihan

4. Keserakahan

5. Gambar diri yang rusak

1 Yohanes 2:15-17 berkata “ (15) Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. (16) Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. (17) Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.”

2. Kasih Kristus memampukan kita melayani-Nya dengan ketulusan hati—melayani dengan apa adanya, bukan karena mengejar sesuatu.

Kebenaran Kristus yang harus kita pahami di dalam Yohanes 8:31-32 berkata “(31) Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku (32) dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.”

3. Tetaplah tinggal di dalam firman-Nya, sebab firman Dialah yang memerdekakan kita dan menghancurkan setiap kebohongan dunia.

“Merdeka dari pikiran duniawi berarti kita MENAWAN semua pikiran dan MENAKLUKKANNYA kepada Kristus.”

“Kemerdekaan dalam Kristus adalah bukti kasih-Nya kepada kita, dan pelayanan kita adalah wujud kasih kita kepada-Nya.”