Definisi MENTAL BAJA (Steel Mentality): 

Mental baja” adalah kekuatan mental, ketangguhan, dan keberanian seseorang tidak akan mudah menyerah ketika berada di bawah tekanan besar.

Daniel 3:17-18 (TB) “(17) Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja; (18) tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu.”

3 Pemuda yaitu Hanaya, Misael, dan Azarya mengalami perubahan nama dan identitas oleh Raja Nebukanezar waktu mereka ada di Babel:

  • Hananya → (חֲנַנְיָה  ) berarti: “dikasihi Tuhan” atau “Yahweh itu penuh kasih karunia”.

Sadrakh berarti : “Disinari oleh Dewa Matahari Bal

  • Misael → (מִישָׁאֵל ) berarti:”Siapakah yang seperti Allah?

Mesakh berarti: hamba dari dewa Sak (Dewa Babel)

  • Azarya → (עֲזַרְיָה) berarti:”TUHAN adalah Penolongku.“

Abednego berarti: Hamba dari Dewa Nebu (Nego)

*Apa reaksi mereka bertiga?

  1. Identitas (nama).
  2. Pola pikir (Pendidikan Babel).
  3. Budaya (bahasa dan adat).
  4. Penyembahan (menggantikan Yahweh dengan dewa Babel).

Kerajaan Babel berusaha mengubah identitas, cara berpikir, bahkan penyembahan mereka. Namun mereka tidak pernah membiarkan hati mereka berubah.

Apa Orientasi Pelayanan kita hari-hari ini? Dan bagaimana mengaplikasikan firman di atas dalam kehidupan Orientasi Pelayanan kita?

Yohanes 14:12  Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa; 13. dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. 14. Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.”

Lukas 4:18 “Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku. 19. untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang”.

Aplikasi Mental Baja di dalam pelayanan yang bisa kita lakukan adalah dalam area-area pelayanan sebagai berikut:

1. PENGINJILAN: Menyampaikan kabar baik.

2. PELEPASAN: Membebaskan orang yang terikat kuasa roh jahat.

3. PEMBINAAN: Melalui Pemuridan.

4. PEMULIHAN: Menyembuhkan yang terluka.

5. PEMBERITAAN KASIH KARUNIA: Mengabarkan Rahmat Tuhan kepada orang lain.

Pertanyaannya adalah, apapun pelayanan yang sudah dipercayakan kepada kita sudah berfikus kepada jiwa-jiwa?